Advertise here

Category: Open Source

Distribusi Linux

Distribusi (atau singkatnya ‘distro’) merupakan koleksi software yang dikemas bersama dalam satu atau lebih CDROM (meski distribusi yang mengunakan disket juga ada). Distribusi Linux disini termasuk sistem operasi dan software-software yang berjalan di Linux. Software didalam distribusi, sangat sedikit yang dibuat oleh vendor distribusi itu sendiri. Vendor menambahkan nilai dan mengambil keuntungan dengan cara:

  • Memastikan bahwa semua software bekerja ketika anda menginstallnya
  • Menyediakan program instalasi dan konfigurasi untuk kemudahan, namun tidak semua vendor membuat sendiri program instalasinya.
  • Menyediakan jasa technical support untuk distribusi yang dikeluarkannya. Secara tipikal vendor memungut bayaran.Itulah contoh-contoh hal yang dapat dilakukan vendor untuk membedakannya dengan vendor lain, karena mayoritas software dapat diperoleh secara bebas oleh siapa saja. Sehingga diantara distribusi-distribusi Linux lebih banyak persamaannya dari pada perbedaanya. Beberapa contoh distro Linux: Debian, RedHat, SUSE, Mandrake, Lindows, dll.
  • Linux Dibandingkan dengan Sistem Operasi Lain

    Sangat sulit untuk mendapatkan perbandingan sistem operasi yang obyektif, karena orang-orang yang mengeluarkan perbandingan memiliki kepentingan masing-masing. Anda mungkin tidak akan percaya perbandingan yang dikeluarkan oleh vendor karena sebenarnya mereka harus mengarahkan anda untuk membeli produk mereka. Artikel yang muncul dalam dunia dagang sangat berbeda dengan spesifikasi yang dikeluarkan untuk produk dan teknologinya.

    Ada contoh yang membandingkan antara Linux dan Windows yang dikeluarkan orang dengan obyektif, hanya memaparkan fakta dan membatasi pada aspek teknis semata. Namun juga ada yang mengeluarkan hasil perbandingan dengan emosional atau hanya berdasar kepentingan bisnis semata, contohnya pada website nya Microsoft yang mengatakan bahwa Linux berbasis pada Unix, teknologi yang telah berumur 30 tahun, yang bermaksud mencegah anda mengandalkan bisnis anda pada teknologi yang sudah berumur 30 tahun.

    Kenyataanya sangat berbeda, Pengembangan Linux baru dimulia pada tahun 1991 dan Linux bukanlah Unix, Linux merupakan Teknologi yang lebih muda dari Windows. Namun sebenarnya hal ini tidak penting, karena umur sebuah sistem operasi tidak ada hubungannya dengan kehandalannya secara teknis.

    Apa yang kita sebut Linx sekarang sebenarnya adalah ratusan program yang ditulis ribuan programmer di seluruh dunia. Jika anda melihat distribusi Linux dalam CDROM, anda akan menemukan bahwa sebenarnya Sistem Operasi Linux hanya sebagian kecil saja dari isi total CDROM. Banyak diantara program dalam CDROM tersebut bernaung dibawah payung GNU. Dengan alasan ini ada beberapa komunitas Linux yang merasa distribusi seharusnya lebih tepat kalo disebut “GNU” atau “GNU/Linux”.

    Hal ini tidak berarti meremehkan kontribusi Linus Torvalds dan semua programmer pada proyek yang telah dibuatnya. Sungguh, sistem operasi Linux adalah central terhadap penemuan kebebasan dalam industri komputer saat ini. Namun, penting untuk tidak dilupakan kontribusi dari orang-orang GNU yang memiliki visi untuk memulai menggarap software yang free beberapa tahun lebih dahulu. Pekerjaan yang mereka lakukan untuk membuat GNU Public License (GPL) adalah kunci keberhasilan dari Open Source Software (OSS).

    TheStraitsTime: Asian govts are driving global demand for Linux

    ASIAN governments are adopting the freely available Linux operating system in a bid to cut costs and address security concerns, helping the region drive global growth in demand for the software, vendors and analysts said.

    The relatively higher cost of fees for using Windows is a key factor driving regional governments to consider Linux, said Sun Microsystems’ Asian sales director Terence Ng.

    ‘The amount of money paid for proprietary software licences can help governments in some developing markets build a bridge, or even buy a plane,’ he said.

    Complete Story

    Bagaimana Linux dibaca?

    Hal penting pertamakali dalam mempelajari Linux adalah bagaimana membacanya. Banyak orang membacanya dengan suara “i” yang dipanjangkan seperti membaca “line ucks”. Orang lain membacanya dengan suara “i” yang pandek seperti membaca “lyn ucks”. Siapa yang memutuskan bagaimana Linux disuarakan? Pencipta Linux itu sendiri yaitu Linus Torvalds yang mesuarakan seperti membaca “lean ucks”.

    Lisensi Linux

    Pada tahun 1991 Linus telah memiliki kernel yang berfungsi dan Richard Stallman memiliki utilitas dasar UNIX yang dikembangkan melalui proyek GNU. Linux menjadi gabungan dua proyek ini (kernel buatan Linus dan utilitas dasar UNIX dari proyek GNU) yang sama-sama bernaung dibawah lisensi GPL (GNU Public License).Pada bulan Oktober 1991 Linus mengirim pesan lagi ke newsgroups mencari support untuk sistem operasi baru dia. Berikut petikannya:

    From: torvalds@klaava.helsinki.fi (Linus Benedict Torvalds)
    Newsgroups: comp.os.minix
    Subject: Free minix-like kernel sources for 386-AT
    Keyword: 386, preliminari version
    Message-ID: 1991Oct5.054106.4647@klaava.helsinki.fi
    Date: 5 Oct 91 05:41:06 GMT
    Organization: Universiti of Helsinki
    Lines: 55

    “Apakah anda merana selama hari-hari baik minix-1.1, dan anda menghayal kapankah orang bisa membuat device driver sendiri ? Apakah anda sedang tidak ada proyek bagus dan anda sedang putus asa terhadap sistem operasi yang ingin anda modifikasi untuk kebutuhan anda? Apakah anda frustasi kapankah semuanya bisa berjalan di minix? Tidak ada lagi tukang begadang untuk membuat program yang bagus? Mungkin surat ini hanya untuk anda.

    Sebagai mana saya tulis beberapa bulan lalu, saya sedang bekerja pada sebuah versi yang free dari minix-looklike untuk komputer AT-386. Akhirnya sekarang mencapai tahap dimana telah dapat digunakan (meskipun mungkin tidak berdasarkan pada keinginan anda), dan saya ingin memberikan sourcenya kepada distribusi yang lebih luas. Ini baru versi 0.02 (sudah ada patch +1 (sangat kecil)), namun saya telah sukses menjalankan bash/gcc/gnu-make/gnu-sed/compress dll didalamnya.

    Mungkin anda bertanya pada diri anda sendiri “mengapa?”. Hurd (kernel proyek GNU) akan keluar satu tahun (atau dua, atau bulan depan, siapa yang tahu), sedangkan saya sudah mempunyai minix. Program ini dibuat untuk para hacker oleh seorang hacker. Saya menikmati melakukan ini, dan mungkin orang menikmatinya untuk sekedar melihat dan memodifikasinya untuk keperluannya sendiri. Ini masih kecil dan mudah dimengerti, digunakan, dan dimodifikasi, saya menunggu komentar dari anda.

    Saya juga tertarik untuk mendengar siapa saja yang telah menulis utility/library function untuk minix. Jika hasil usaha anda bebas didistribusikan (dibawah copyright atau public domain), saya senang mendengar dari anda, sehingga saya dapat menambahkannya ke system. Saya sedang menggunakan Earl Chews estdio sekarang (terimakasih atas sistem yang bagus Earl), dan pekerjaan yang serupa juga saya sangat nantikan. © tentu akan dibiarkan. Kirim pesan jika anda membolehkan saya menggunakan code anda.”

    Linus

    Reuters: Microsoft Brasil Decries Government Use of Linux

    SAO PAULO, Brazil (Reuters) – Microsoft Brasil’s president, Emilio Umeoka, said that ideology led Brazil’s government astray when it decided to adopt Linux’s free software in public sector computers.

    “If the country closes itself off again — as it did when it protected its information technology, 10 years from now we will wake up and be dominant in something insignificant,” Umeoka told Reuters in an interview on Wednesday.

    “My boss once said: ‘Irrelevance is the beginning of the end’,” the Brazilian executive of Seattle-based Microsoft Corp. MSFT.O said.

    Complete story

    Sejarah Linux

    Free Software FoundationLinux adalah sistem operasi yang dibuat oleh Linus Torvalds ketika dia masih kuliah di Univesitas Helsinki. Linus waktu itu sedang mempelajari Minix, sebuah variasi UNIX sederhana yang dibuat oleh Prof. Andrew Tannenbaum pada saat Linus masih kuliah. Dengan keinginan menambah fungsi minix, Linus dan teman-temannya menghubungi Andrew Tannenbaum, dengan harapan mendapat izinnya untuk memodifikasi Minix.

    Andrew Tannenbaum memiliki pikiran lain, dia ingin mempertahankan Minix sebagai alat belajar yang sederhana dan tidak setuju untuk memodifikasinya. Tidak ada cara lain, Linus dan teman-temannya memutuskan untuk menciptakan sistem operasi sendiri dengan fitur-fitur yang mereka inginkan. Pada 25 agustus 1991 Linus mengirim pesan ke group comp.os.minix news yang isinya (kurang lebih) sebagai berikut:

    From: torvalds@klaava.helsinki.fi (Linus Benedict Torvalds)
    Newsgroups: comp.os.minix
    Subject: What would you like most in minix?
    Summary: small poll for my new operating system
    Message-ID: 1991Aug25.205708.9541@klaava.helsinki.fi
    Date: 25 Aug 91 20:57:08 GMT
    Organization: Universiti of Helsinki

    Hi semua pengguna minix

    Saya sedang mengerjakan (free) sistem operasi (hanya sekedar hobby, tidak akan jadi sebesar dan seprofesional GNU) untuk platform 386(486) AT clone. Hal ini sudah dibuat sejak april, dan sekarang hampir siap. Saya ingin masukan dari anda semuanya, sebagaimana sistem operasi saya ini jadi seperti ini (phisical layout of files system yang sama (karena alasan praktis) dan beberapa yang lain).

    Saya sudah memasukkan bash(1.08) dan gcc(1.40), dan semua kelihatan berkerja. Hal ini berarti akan mendapatkan sesuatu yang praktis dalam beberapa bulan ini, dan saya ingin tahu fitur apa saja yang orang-orang inginkan, namun saya tidak janji akan menerapkannya.

    Linus (torvalds@kruuna.helsinki.fi)

    PS: Ya! ini minix code yang free, dan ini memiliki multithreaded fs. Ini tidak portable (menggunakan 386 task switching, dll), dan mungkin tidak akan mensupport selain AT-Hardisk, sebagaimana hanya itu yang saya miliki.

    eWeek: Court: Lindows Free to Sell Its OS in Benelux

    Lindows’ fortunes in its trademark battle with Microsoft took a new turn May 27 in Europe, when the Amsterdam District Court denied Microsoft’s request for an injunction to keep Lindows from selling its products in the region.

    The Dutch court—which also ordered Microsoft Corp. to pay 944 euros to Lindows Inc. for its legal fees—agreed with Lindows Inc. that not every use of the trade name Lindows infringes on Microsoft’s “windows” trademark.

    According to the ruling, Lindows can continue to use the name Lindows on a limited basis, so long as it accompanies it with the additional phrase that Lindows is not affiliated with “windows” in any way.

    Complete story