Mutasi Sepeda Motor Lintas Propinsi

IMG_0768

Saya mau bercerita sebuah kisah panjang memutasi kendaraan roda dua (sepeda motor) dari Serang, Banten Ke Bangkalan, Jawa Timur (lintas propinsi). Waktu itu saya tidak ada rencana untuk memutasi (memindahkan) sepeda motor tersebut ke kampung halaman, karena pada saat itu yang ada dipikiran saya ngapain susah-susah mengirim kendaraan jauh-jauh ke kampung, mending beli aja sepeda baru di kampung. Namun singkat cerita saya jatuh pada kesimpulan untuk membawa/mengirimkannya saja ke kampung karena takut kendaraan jadi mubadzir apabila ditinggal lama dan tidak terpakai. Dan akhirnya saya mulai ‘searching’ di internet tentang prosedur membawa kendaraan lintas daerah. Dari baca sana-sini akhirnya saya tahu tentang mutasi kendaraan, dan berdasarkan pada yang saya baca (kalau tidak salah), kalau membawa kendaraan keluar dari daerah asal lebih dari 3 bulan katanya wajib lapor (saya kurang jelas jenis laporan seperti apa dan kemana), tapi yang jelas saya jadi tahu tentang prosedur mutasi karena niat saya memang untuk memindahkannya secara permanen. langkah-langkahnya adalah sebagai berikut (mutasi dari Serang ke Bangkalan).

1. Melapor ke Samsat Serang untuk memutasi kendaraan keluar (ke Bangkalan, Jawa Timur). Waktu itu saya tanya ke bagian informasi dan dibeitahukan untuk langsung saja ke bagian mutasi. Oleh petugas saya diminta BPKB dan KTP daerah tujuan (dalam hal ini saya tunjukkan KTP saya yang keluaran Bangkalan). Selanjutnya saya diminta untuk cek fisik kendaraan (diminta biaya sebesar Rp 25.000), kemudian setelah selesai saya diminta menyerahkan fotokopi BPKB, STNK, dan KTP daerah tujuan (rangkap dua), selanjutnya saya diminta ke bagian fiskal (bayar Rp 50.000), dan akhirnya saya kembali ke meja bagian mutasi (Pak Polisi) dan diminta biaya sebesar Rp 200.000 untuk mencabut berkas yang ada di Serang. Dan saya diminta kembali setelah 2 minggu untuk mengambil berkas tersebut, untuk sementara saya diberi surat jalan pengganti STNK karena dalam proses mutasi.

2. Setelah dua minggu saya kembali ke Samsat Serang untuk mengambil berkas mutasi keluar.

3. Kendaraan saya kirim memakai jasa kurir Rosalia Indah (biaya sebesar Rp 400.000, dari Serang ke Surbaya).

4. Setiba di Bangkalan, saya langung melanjutkan dengan mendatangi Samsat Bangkalan.

IMG_08085. Di Samsat Bangkalan saya juga langsung ke bagian Mutasi kendaraan dengan menyerahkan berkas mutasi yang saya bawa dari Serang. Oleh petugas saya diminta untuk cek fisik lagi (biaya untuk cek fisik disini Rp 30.000, atau lebih mahal Rp 5000 daripada cek fisik di Serang), setelah selesai saya diminta ke Polda Jatim yang berlokasi di Surabaya untuk “Cross Check”. Setelah urusan “Cross Check” di Polda Jatim selesai saya kembali ke Samsat Bangkalan. Kemudian berkas mutasi saya diambil dan diganti dengan Surat Jalan pengganti STNK, dan diminta kembali minggu depannya. Setelah seminggu berlalu, saya kembali ke Samsat Bangkalan untuk mengambil STNK dan plat nomor baru. Biaya yang dikeluarkan di Samsat Bangkalan sebesar Rp 298.000 (untuk pajak, dll) + Rp 135.000 (untuk STNK,plat nomor, penulisan BPKB, dll). Setelah selesai semua saya diminta kembali lagi 10 hari kemudian untuk mengambil BPKB yang sudah di-update. 

17 Comments Add Yours

  1. paijo

    emang ni negara busuk masa cabut berkas aja 200 rebu tai kudalah… apa2 dipungut biaya udah kere rakyatnya msi diperes sama negara….

    Reply
  2. JOe Deh Caprio

    brapa kali bolak balik itu pak mending sumbangkan aja motor nya ke samsat

    Reply
  3. ronie

    ow… gitu ya… ternyata rumit juga..
    thanks ya brow infonya.. aku juga mw mutasi dr jakata ke solo.

    Reply
  4. mawardi

    iya mas saya juga sama cabut berkas dr samsat cikarang ( karena pindah alamat ke kotib bekasi ) masuk wilayah kotamadya bekasi, ketika sudah selesai semua termasuk bayar pajak ‘n terima plat nopol baru memangnya harus lapor juga ke polda metro gitu?…… sebab menurut samsat bekasi begitu……….

    Reply
  5. N. A. Hilal

    kalo saya diminta ke polda jatim untuk kros cek, katanya karena lintas propinsi… (dari banten ke jatim)

    Reply
  6. Pangihutan S

    Jika kita pindah tempat tinggal, misalnya : dari JKT ke Tangerang, apakah kendaraan yg kita miliki wajib di mutasi ?. Jika ada yg memahami hal ini saya Mohon penjelasannya. Terimakasih.

    Reply
  7. jah

    Lintah darat negaraaaaa

    Reply
  8. adhit

    coba deh baca di http://www.pikiran-rakyat.com/node/116556
    pdhl disana jelas2 biaya mutasi gratis dan kl naik cm 75rb/thn 2010, sedangkan BBN skrg jd 80rb.Payah masih blm bersih dr pungli nih Samsat.
    Ni salah1 isinya:
    6. Pembuatan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor TNKB roda 2 dan 3, dari Rp 15.000 menjadi Rp 30.000. Untuk kendaraan roda 4 atau lebih, naik dari Rp 20.000 menjadi Rp 50.000.
    7. Biaya administrasi pengesahaan STNK setiap tahunnya, tidak dipungut biaya.
    8. Untuk pembuatan BPKB kendaraan baru yang semula Rp. 70.000 menjadi Rp 80.000.
    9. Biaya Balik Nama kepemilikan atau BBN untuk roda 2 dan 3 yang semula gratis, kini diharuskan membayar Rp 80.000. Untuk roda 4 atau lebih, menjadi Rp 100.000.
    10. Untuk mutasi kendaraan ke luar daerah yang semula tidak dikenakan biaya administrasi, kini ditarif Rp 75.000.*

    Reply
  9. nanang

    saya baru saja nyabut berkas..baeya 3 rts ribu,,itu juga masih nunggu 1 bulan gan..cek fisik 30 ribu. belum ngasih yang gesek itu 10 rb..jadi kalo ditotal beaya yg saya keluarkan untuk nyabut berkas 340 rb rupiah.itu baru nyabut berkas saja

    Reply
  10. danyza

    yang jelas negara ketinggalan jaman, seharusnya buat database untuk supaya bisa online dari samsat satu ke samsat yg lain, supaya ga nyusahin masyarakat bolak-balik

    Reply
  11. rismanto

    thx infonya bro.. saya juga mau mutasi dari jateng ke malang. bagi info dong bro, gimana proses croschek di polda jatimnya, di pungut berapa disana?

    Reply
  12. N. A. Hilal

    @rismanto: cross check di polda gratis….!

    Reply
  13. Bedjo

    Memang disengaja, baru tahu ya? Indonesia secara sengaja atau tdk menolak modernisasi dgn alasan bisa mengurangi lapangan kerja???

    Reply
  14. fetra

    masih untung itu mas saya ja dah hampir 6 bulan ni belum juga kelar2 untuk penjabutan berkasnya……. entah apa yang salah pusing saya jadinya mas…… dan saya pun sudah bayar Rp.350.000 tuani……. kesal jadinya………

    Reply
  15. buyung

    masa’ paman saya di minta lebih dari satu juta, padahal pencabutan berkas sudah di cabut sendiri.
    aku nyabut dari bekasi, dn pengen di mutasi ke LAMPUNG BARAT, jadi SAMSAT LAMBAR yg meminta biaya sejuta lebih itu.
    kok mahal bener?
    pengen TA’AT PERATURAN & PAJAK aja susah bener.
    di PERSULIT ini NAMA NYA.

    Reply
  16. moegi

    mas, istri saya sudah jual motor ke saudara saya si A di purwodadi jawa tengah, apa perlu surat jual beli bermeterai ? terus saudara saya ai A minta sekalian dimutasikan nanti stnk san bpkb atas nama si A, proses mutasinya bagaimana sedangkan motor yg dijual stnk sumedang jawa barat.
    bisa nggak sepeda motornya dikirim ke purwodadi selama proses cabut berkas…..stnk san bpkb asli kan masih ada di samsat sumedang apa biosa kita kirim motor ke purwodadi tanpa
    surat surat?

    Reply
    • Al Hilal

      cabut berkas gak perlu surat jual beli mas Moegi, tapi mending sebelum dikirim cabut berkas dulu.. soalnya kan harus cek fisik di polres. abis itu kirim gak apa apa…. nanti dapat surat sedang proses…

Leave a comment